Progres Pembangunan Stadion Utama Papua Bangkit Sudah 41%

OLAHRAGA – Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda, Yusuf Yambe Yabdi mengatakan, per Januari 2018 progres pekerjaan pembangunan stadion utama Papua Bangkit di Kampung Harapan, Sentani sudah mencapai 41 persen. “Pekerjaan pembangunan stadion sangat cepat, karena sesuai dengan kontrak kerja, stadion ini selesai dibangun bulan Desember 2018,” ujar Yusuf kepada wartawan di Jayapura, Jumat (19/1/18).

Pembangunan tribun stadion sedang dilakukan termasuk proses penggalian drainase lapangan, dan proses penanam rumput sudah dapat dilakukan di awal bulan Pebruari. Jadi, pembangunan tribun dari delapan zona, sudah pada zona enam, sehingga diharapkan awal bulan Maret pembangunan tribun lantai satu sudah rampung,” kata Yusuf. Ia mengungkapkan, setiap saat kita melakukan rapat dengan PT. PP untuk membahas agenda kerja maupun mengecek material pekerjaan di lapangan. “Kalau progres pembangunan sangat cepat, pembangunan stadion yang akan digunakan untuk pembukaan dan penutupan PON sesuai kontrak akan selesai Desember 2018,” ujarnya. Pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan pemaparan kepada tim pendampingan dari Kejaksaan Tinggi dan Polda Papua untuk time sistem dan track atletik (lintasan atletik), karena ada beberapa adendum projeck ini didampingi langsung oleh Kejaksaan, Polda dan BPKP. Oleh karena itu, proses konsultasi terus dibangun dalam proses pembangunan stadion tersebut. “Kita terus melakukan konsultasi, sehingga semua sistim yang bekerja di dalam stadion ini, termasuk akses kontrol apa yang kita pasang, sehingga pihak dari Kejaksaan, Polda maupun BPKP paham,” kata Yusuf.

Terkait dengan pembangunan venue Aquantik, lapangan hockey Indoor, Istora Papua Bangkit, kriket dan kolam renang, menurut Yusuf, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan Kementerian PUPR. “Dari hasil rapat ada permintaan perbaikan desain venue oleh Kementerian PUPR, dan BPK Pusat sudah datang melihat dan memastikan lokasi di kampung harapan dan doyo,” katanya lagi. Kementerian PUPR juga akan membangun rusun di Merauke maupun di Jayapura. “ yang pasti anggaran untuk venue dengan bantuan presiden melalui DIPA Kementerian PUPR untuk tahap pertama sebesar Rp 170 miliar, ” ujarnya. Dia berharap, berbagai elemen masyarakat, pemkab/kota, BUMN dan BUMD dapat terlibat langsung dengan kegiatan menyambut PON 2020 Papua sehingga agenda olahraga nasional empat tahunan ini sukses berlangsung di tanah Papua.

Please follow and like us: