Pilgub Papua, “LUKMEN” Mantapkan Kebangkitan Provinsi Papua

POLITIK – Pasangan Calon Gubernur Papua dan Calon Wakil Gubernur Papua Petahana, Lukas Enembe, S.IP, MH-Klemen Tinal, SE, MM atau yang akrab dikenal dengan sebutan LUKMEN yang mengusung visi misi “Papua Bangkit, Mandiri dan Sejahtera yang Berkeadilan” memantapkan kebangkitan Provinsi Papua disegala bidang, memantapkan kemandirian, mewujudkan kesejahetraan rakyat dan terwujudnya keadilan. Demikian penyampaian visi misi tersebut disampaikan pada Rapat Paripurna Istimewah DPR Papua dalam rangka penyampaian visi misi pasangan Calon Gubernur Papua dan Calon Wakil Gubernur Papua, Selasa (6/3/2018). Rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua I DPRP, Ferdinando Tinal menghadirkan kedua pasangan calon yakni Lukas Enembe-Klemen Tinal LUKMEN nomor urut 1 dan pasangan John Wempi Wetipo-Habel Melkias Suwae (JOSUA) nomor urut 2 bersama tim sukses dan koalisi masing masing. Dalam penyampaian visi misi, setiap pasangan calon diberikan waktu 45 menit untuk memaparkan visi misinya.

Pasangan calon nomor urut 1, Lukas Enembe-Klemen Tinal diberi kesempatan untuk memaparkan visi misinya terlebih dahulu dihadapan para anggota DPRP dan jajaran Forkopimda Papua yang hadir. “Keberhasilan pelaksanaan pembangunan dan pemerintah yang telah menuai beragam hasil pada periode tahun 2013-2018, harus terus dipertahankan dan dikembangkan. Sebab ini merupakan modal dasar yang harus dilanjutkan,” ungkap Lukas Enembe. Sementara misi pembangunan tahun 2018-2023 yakni, memantapkan kualitas dan daya saing SDM, memantapkan rasa aman, tentram dan damai serta kehidupan demokrasi dalam memperkuat bingkai NKRI, penguatan tata kelola pemerintahan, penguatan perekonomian daerah berbasis potensi unggulan lokal dan pengembangan wilayah berbasis kultural, dan percepatan pembangunan daerah tertinggal, terbelakang dan terdepan.

Dijelaskan Enembe bahwa pembangunan selama lima tahun telah menampakkan hasil, sesuai yang direncanakan meski tetap menyisakan sejumlah tugas “Selama lima tahun telah banyak kemajuan yang telah dicapai dalam pelaksanaan Gerakan Bangkit Mandiri dan Sejahtera. Termasuk upaya mewujudkan suasana aman tentram nyaman bagi seluruh masyarakat Papua. Juga dalam tata kelola pemerintahan yang baik, bersih dan berwibawa. Terbukti dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK dalam dua tahun berturut turut yaitu tahun 2014 dan 2015. Dimana sebelumnya selalu mendapat disclaimer,” beber Lukas. Diakuinya, dibawah kepemimpinan LUKMEN juga telah diluncurkan dan diimplementasikan e-Government dalam rangka meningkatkan efisiensi, efektivitas, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan pembangunan dan pemerintahan daerah. “Juga peningkatan capaian Index Pembangunan Manusia (IPM) termasuk capaian kinerja kesejahteraan sosial semakin membaik, serta upaya peningkatan taraf ekonomi masyarakat berbasis ekonomi lokal juga telah membuahkan hasil,” tambah Lukas.
Visi pembangunan daerah Papua tahun 2018 – 2023 yang dijanjikan LUKMEN, lanjut Enembe bahwa bagaimana Papua yang mandiri secara sosial, budaya, ekonomi dan politik. “Tentunya visi ini akan tercapai dengan menjalankan misi,” imbuh Lukas. Misi pembangunan tahun 2018-2023, diuraikan Lukas, pertama, memantapkan kualitas dan daya saing SDM, memantapkan rasa aman tentram dan damai, serta kehidupan demokrasi dalam memperkuat bingkai NKRI, penguatan tata kelola pemerintahan, penguatan perekonomian daerah berbasis potensi unggulan lokal, dan pengembangan wilayah berbasis kultural serta percepatan pembangunan daerah tertinggal, terbelakang dan terdepan.

Adapun prioritas pembangunan tahun 2018 – 2023, pertama adalah pemenuhan kebutuhan dasar yang difokuskan pada pendidikan kesehatan, ketahanan pangan. Kedua, pemantapan rasa aman tentram dan kedewasaan berdemokrasi. Ketiga, pemantapan tata kelola pemerintahan, pemberdayaan ekonomi masyarakat dan peningkatan investasi, pemantapan infrastruktur dasar dan konektivitas lalu terakhir percepatan pembangunan daerah tertinggal terbelakang dan terdepan. “Rancangan visi misi ini diharapkan menjadi acuan dalam penyelenggaraan pembangunan lima tahun yang akan datang,” harapnya. Ditambahkannya, perubahan sedang terjadi kita telah menaburkan benih yang ditabur diatas tanahnya yang subur nan indah di papua. Ke depan melalui kerja keras, kebersamaan dan kesungguhan, seluruh anak negeri kita akan menjadi generasi yang bebas dari rasa takut, percaya diri terjunjung harkat dan martabat
Generasi yang penuh daya saing, berdiri di pintu gerbang, duduk di tengah para pemimpin bangsa yang bangga berkata ‘AKU PAPUA’ masa itu akan datang. Tapi tidak ada tidur yang membuat mimpi terwujud, mimpi diwujudkan dalam kerja yang bersinergi kerja yang menerobos perbedaan kerja untuk melayani, membangun, memberdayakan masyarakat dengan berlandaskan pada prinsip ‘Kasih Menembus Perbedaan. “Demikian visi misi dan prioritas pembangunan yang akan kami laksanakan, apabila diaminkan Tuhan dipercayakan rakyat melanjutkan pengabdian menjadi Gubernur Papua periode tahun 2018 -2023,” kata Lukas mengakhiri paparan visi misinya. Pasangan calon LUKMEN diusung sembilan partai politik dengan nama Koaliasi Papua Bangkit Jilid II. Sembilan parpol tersebut antara lain, Partai Demokrat, Golkar, PAN, Nasdem, PKB, PKS, Hanura, PKPI dan PPP.

Please follow and like us: