Paslon Golkar Dalam Pilgub NTT Victory-Joss Mendapat No Urut 4

POLITIK – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menetapkan empat pasangan calon (paslon) Gubernur-Wakil Gubernur NTT periode 2018-2023 untuk bertarung dalam ajang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Juni 2018 mendatang. Penetapan paslon itu dilakukan dalam rapat pleno terbuka di Hotel Aston Kupang, Senin (12/2), yang dipimpin Ketua KPU NTT Maryanti Luturrnas Adoe yang dihadiri pula oleh empat pasangan, kecuali pasangan calon yang diusung PDI Perjuangan dan PKB. Empat paslon itu masing-masing Esthon Foenay-Christian Rotok yang diusung Partai Gerindera dan Partai Amanat Nasional (PAN), Benny K. Harman-Benny A. Liteolnoni yang diusung Demokrat, PKS dan PKPI, Marianus Sae-Emelia J. Nomleni yang diusung PDI Perjuangan dan PKB, dan Victor Bungtilu Laiskodat-Josef A. Nae Soi yang diusung Partai Nasdem, Golkar dan Partai Hanura.

Ketua KPU NTT Maryanti Luturmas Adoe mengatakan, rapat terbuka ini didasarkan pada Pasal 68 Peraturan KPU No. 3 Tahun 2017, bahwa KPU Provinsi melakukan rapat pleno untuk menetapkan pasangan calon dan melakukan rapat pleno terbuka untuk mengumumkan hasil penetapan paslon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT. “Sebelum kami mengumumkan hasil penetapan pasangan calon gubernur dan Wakil Gubernur NTT tahun 2018 perlu kami jelaskan beberapa hal. KPU NTT telah melakukan penelitian terhadap perbaikan syarat calon tanggal 19-27 Januari 2018 yang hasilnya berupa berita acara hasil perbaikan yang diserahkan ada akhir acara penetapan pada pasangan calon dan partai politik pengusung serta Bawaslu NTT,” jelasnya. Selain itu, dalam rapat pleno ini, KPU NTT juga menyerahkan berita acara hasil verifikasi syarat calon kepada masing-masing paslon yang telah dinyatakan lolos untuk bertarung dalam ajang Pilgub NTT 2018.

Pada Selasa (13/2), KPU NTT telah menggelar rapat pleno terbuka pengundian nomor urut paslon peserta pemilihan gubernur dan wakil gubenur NTT tahun 2018. Berdasarkan undian, pasangan Esthon-Chris nomor urut 1, Marianus Sae-Emi Nomleni nomor urut 2, BKH-Benny Litelnony Nomor Urut 3, dan Victory Joss nomor urut 4. Adapun setelah pengundian, masing-masing tim pendukung mengangkat nomor urut paslon Gubernur dan Wakil Gubernur yang maju dalam kontestasi Pilgub NTT mendatang. Pada rapat pleno pengundian nomor urut ini, cagub-cawagub yang hadir adalah Esthon L Foenay-Christian Rotok, Benny K Harman-Benny A Litelnoni, Viktor Bungtilu Laiskodat-Joseph Nae Soi, dan Emmilia Nomleni. Sementara, Marianus Sae, tidak bisa hadir karena masih ditahan KPK.

Terkait jadwal kampanye, KPU telah menetapkan empat zona kampanye Pilgub NTT dengan satu zona meliputi enam kabupaten untuk empat kali simulasi di zona-zona tersebut. “Untuk satu zona diberikan interval waktu delapan hari bagi pasangan calon untuk bisa berinteraksi dengan masyarakat pada zona tersebut,” ujar juru bicara KPU NTT Yosafat Koli, Senin (12/2). Empat zona itu masing-masing, zona satu daratan Timor meliputi Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Belu dan Malaka. Zona dua meliputi Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat dan Sumba Barat Daya, Sabu dan Rote. Zona tiga meliputi Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada dan Nagekeo. Sedangkan, zona empat meliputi Kabupaten Ende, Sikka, Flores Timur, Lembata dan Alor. Yosafat berharap seluruh tim kampanye menyesuaikan dengan waktu dan zona yang sudah ditetapkan KPU, sehingga tidak ada lagi tim kampanye lain yang melakukan kampanye di zona dan waktu milik pasangan calon lain. “Kami sudah menetapkan zona dan waktu kampanye pasangan calon. Bagaimana memobilisasi tim kampanye dari daerah yang satu ke daerah lain sehingga kami memberikan ruang kepada tim kampanye untuk membentuk tim sampai ke kecamatan,” pungkasnya.

Please follow and like us: