Paslon Cagub dan Cawagub NTT Dari Golkar Kampanyekan Adu Gagasan.

POLITIK – Pasangan bakal calon gubernur dan pasangan bakal calon bupati yang diusung Partai Golkar dan  NasDem di Nusa Tenggara Timur (NTT) diingatkan agar tidak melakukan kampanye hitam dan kampanye negatif untuk menyerang lawan. Di media sosial, misalnya, mulai bermunculan kampanye negatif yang menyerang bakal calon gubernur tertentu. Alexander mengatakan seharusnya warga mengedepankan cara terhormat dengan memberikan pencerahan dalam memilih pasangan calon gubernur yang cocok. Contohnya, pasangan calon dipilih karena memiliki gagasan besar membangun daerah seperti Viktor Bungtilu Laiskodat-Josef Andreas Nae Soi (Viktor-Josef).

Pasangan yang diusung Golkar, NasDem dan Hanura itu mengedepankan kampanye adu gagasan untuk membangun NTT. Gagasan besar yang dibawa Viktor-Josef ialah menjadikan pariwisata sebagai lokomotif pembangunan yang didukung kedaulatan pangan yang meliputi semua sektor, antara lain pertanian, kelautan, dan perikanan. “Ketika sektor pariwisata maju akan menarik gerbong ekonomi. Masyarakat akan menghasilkan sendiri kebutuhan pangannya sehingga tercipta kedaulatan pangan NTT. Tidak perlu didatangkan lagi dari luar daerah,” tutur Alexander.

Gagasan besar dengan perencanaan yang komprehensif akan memicu pertumbuhan ekonomi yang luar biasa, selain memberi perhatian juga kepada sumber daya manusia. Karena itu, kata Alexander, kampanye calon kepala daerah yang dijadwalkan 15 Februari-23 Juni 2018 akan menjadi momentum bagi seluruh paslon dari NasDem untuk mengedukasi pemilih dengan adu gagasan. Gagasan tersebut masuk program kerja, visi, dan misi calon yang disampaikan dalam setiap momen pertemuan. Ketua KPU NTT Maryanti Adoe mengatakan KPU akan melakukan penetapan pasangan calon pada 12 Februari.

Please follow and like us: