Koalisi Partai Golkar – Gerinda Di Pilkada Manggarai Timur

Dua partai terpaksa bongkar pasang kandidat bakal calon yang sudah usung sebelumnya oleh masing-masing partai. Partai Golkar dan Partai Gerinda berkoalisi untuk pilkada Kabupaten Manggarai Timur (Matim). untuk pilkada Matim 2018, Partai Golkar-Gerinda mengusung Frans Sarong sebagai bakal calon bupati dan Kasmir Don sebagai wakil bupati. Di mana jauh sebelumnya, Golkar mengusung pasangan Frans Sarong dan Ketua Golkar Kabupaten Matim, Jhon Nahas dengan tagline paket Sarnas. Hal yang sama, Kasmir Don yang adalah anggota DPRD Matim dari Partai Gerinda sebelumnya direkomendasikan oleh Partai Gerinda sebagai bakal calon wakil bupati yang berpasangan dengan bakal calon bupati, Anton Dergon.

Karena dua partai tersebut tidak memenuhi syarat minimal 6 kursi dan tidak ada partai lain yang berkoalisi, maka diputuskan Golkar dan Gerinda, ambil poros baru. “Golkar dan Gerinda sudah final berkoalisi untuk pilkada Matim, yakni Frans Sarong dikawinkan dengan Kasmir Don. SK dukungan sudah ada,” kata Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Matim, Filfridus Jiman. Menurut Filfridus, SK Partai Gerinda sudah diterima dan diserahkan ke bakal calon bupati dan wakil bupati, Frans-Kasmir di DPD Partai Gerindra Provinsi NTT di Kupang, Minggu (7/1). Hal yang sama, SK Partai Golkar akan diterima langsung di DPP Partai Golkar di Jakarta hari ini, Senin (8/1).

Filfridus menjelaskan, dipastikan pasangan bakal calon yang diusung Golkar-Gerinda mendaftar di KPU Matim pada hari terakhir batas pendaftaran, Rabu (10/1). Partai Golkar memiliki tiga kursi di DPRD Matim. Partai Gerinda memilki empat kursi. Sehingga pasangan Frans-Kasmir, total didukung tujuh kursi. “Golkar dan Gerinda akan rapatkan barisan bersama rakyat Matim untuk memenangkan pasangan Frans-Kasmir. Kenapa Golkar dan Gerinda tidak memilih usung paket lain? Jawabanya karena dua partai ini mau usung kader. Frans kader Golkar dan Kasmir kader Gerinda,” bilang Filfridus.

Sementara, bakal calon bupati, Frans Sarong membenarkan kesepakatan Partai Golkar dan Gerinda untuk mengusung dirinya bersama Kasmir Don. Kata dia, SK dari Gerinda sudah diterima. Senin (8/1) hari ini, SK dari Golkar diterima di DPP Golkar di Jakarta. Sehingga, dijadwalkan pasangan Frans-Kasmir dipastikan daftar ke KPU. “Iya benar, dua partai ini sudah melakukan rapat dan disepakati. Saya dan pak Kasmir yang diusung jadi calon bupati dan wakil bupati. Tadi kami sudah terima SK dari Gerinda dan besok kami ke Jakarta untuk terima SK Golkar,” ujarnya. Sehingga untuk diketahui, pilkada Matim 2018 bakal ada lima pasangan calon atau paket yang mendaftar ke KPU Matim diantaranya pasangan Tarsisius Syukur dan Yoseph Biron Aur atau paket Tabir, pasangan Marselis Sarimin Karrong dan Paskalis Sirajudin atau paket Merpati, pasangan Andreas Agas dan Stefanus Jaghur atau paket Aset. Selain itu, pasangan Frans Sarong dan Kasmir Don dan ada pasangan Bonefasius Uha dan Fransiskus Anggal atau paket Nera, yang memilih maju melalui jalur perseorangan. Sementara Jadwal pendaftaran di KPU, Senin (8/1) hingga Rabu (10/1).

Please follow and like us: