Himbauan BPBD untuk Warga Lombok Terkait Erupsi Gunung Agung

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Barat (NTB) mengeluarkan imbauan menyusul terjadinya erupsi Gunung Agung di Bali. Kepala BPBD NTB Muhammad Rum (Rum) mengatakan, imbauan ini dikeluarkan mengingat aktivitas erupsi gunung Agung sedang terjadi dan mengakibatkan abu vulkanik menyebar mengikuti arah angin yang sebagian besar arah timur dan tenggara yang akan menimpa wilayah NTB, khususnya Pulau Lombok. “Tidak melakukan kegiatan di luar rumah jika masih dapat dilakukan di dalam ruangan,” kata Rum di Mataram, NTB.

Bagi yang terpaksa beraktivitas di luar rumah, Rum meminta warga untuk mengenakan masker. Warga Lombok, lanjut Rum, bisa mendapatkan masker dengan menghubungi kantor BPBD dan Dinas Kesehatan terdekat. Rum juga mengajak orang tua untuk selalu memantau kondisi anak-anak dan keluarganya. Rum meminta warga segera melaporkan kepada BPBD jika melihat adanya hujan debu dan juga pengungsi dari Bali di wilayah masing-masing. Rum sendiri bisa memastikan terjadinya masuknya debu vulkanik di Lombok. Rum masih menunggu laporan dari BPBD Kabupaten/Kota yang ada di Lombok terkait hal ini. Imbauan ini guna meningkatkan kewaspadaan masyarakat.

Aktivitas warga di Lombok masih berjalan normal. Seperti di Kawasan Pantai Senggigi, Pantai Duduk, dan Pantai Ampenan yang ramai dikunjungi pada Minggu sore. Bahkan, sejumlah warga, mulai anak-anak hingga dewasa terlihat sedang bermain air di Pantai Duduk, Batulayar, yang bersebelahan dengan Pantai Senggigi. Meski sempat diguyur hujan pada siang hari, kondisi cuaca di kawasan Pantai Senggigi relatif cerah. Tampak dari Pantai Senggigi, pemandangan Gunung Agung yang terlihat gelap dari kejauhan dibanding Nusa Penida yang cenderung lebih cerah. Biasanya, Gunung Agung cukup terlihat jelas dari sejumlah tempat di Lombok, seperti Pantai Senggigi. Namun, sebaran abu vulkanik membuat kondisi Gunung Agung tampak begitu gelap.

Please follow and like us: