Golkar jaring caleg dengan konsep terbuka-terbatas

POLITIK – Partai Golkar di Papua Barat, membuka peluang pendaftaran bakal calon anggota legislatif Pemilu 2019 dengan konsep terbuka-terbatas. Bahwa, yang diprioritaskan sebagai bakal calon legislatif Golkar adalah kader-kader partainya dengan kriteria-kriteria tertentu yang berlaku di internal Golkar.

“Golkar menganut sistem pengkaderan. Jadi kita prioritas para kader. Tapi juga dibuka untuk ketokohan, yang punya potensi dan akan bersinergi untuk memenangkan partai Golkar,” ujar Mozes R. Timisela ketua DPD Golkar Papua Barat dalam acara Orientasi fungsional partai Golkar Papua Barat di Fujita Hotel Manokwari.

Target perekrutan bakal calon, kata Rudi, disiapkan sampai 120 persen untuk proses pencalegan nanti.

“Dari 120 persen, akan ada seleksi lanjutan. Dan ini secara internal untuk para Kader namun akan ada tambahan dari sisi ketokohan dan juga ada sisi wajib dari peserta orientasi fungsinaris,” ujarnya menambahkan.

Rudi mengatakan, orientasi fungsionaris merupakan sebuah kewajiban yang harus dilakukan oleh partai Golkar di semua tingkatan, dalam rangka mempersiapkan proses pencalegan.

“Dalam orientasi ini, peserta dibekali dengan nilai-nilai kegolkaran, tentang isu-isu pembangunan, kemudian juga tentang proses-proses pemenangan yang sementara dipersiapkan. Ini juga merupakan pembekalan bagi para bakal caleg yang akan dipersiapkan selanjutnya,” ujar Rudi.

Orientasi fungsional ini dilakukan selama dua hari (5-6 Juni) untuk wilayah Manokwari Raya meliputi Kabupaten Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, Wondama, Bintuni, Kaimana dan Fakfak.

Sementara untuk wilayah Sorong Raya meliputi Kabupaten Sorong, Kota Sorong, Raja Ampat, Tambrauw dan Maybrat akan berlangsung sejak tanggal 7-8 Juni, 2018 di Kota Sorong.

Disinggung soal kehadiran Bendahara Umum DPP Golkar Roberth J.Kardinal (RJK), Rudi menuturkan bahwa kehadiran RJK dalam orientasi fungsional Golkar Papua Barat merupakan amanat DPP partai Golkar pasca pelaksanaan orientasi fungsional di tingkat Pusat.

“Kehadiran RJK juga sebagai anggota DPR RI daerah pemilihan Papua Barat, tentunya kemudian melakukan tugas fungsionaris di tingkat Provinsi. Karena beberapa waktu lalu orientasi tingkat pusat sudah dilakukan,” ujar Rudi.

source

Please follow and like us:

Add Comment