Golkar Gianyar Gerakan Militansi Saksi Dalam Pemenangan Mantra-Kerta

POLITIK – Ketua DPD II Kabupaten Gianyar, Made Dauh Wijana menegaskan kegiatan pembekalan saksi merupakan gerakan yang berkelanjutan dari inisiatif Partai Golkar. Partai Golkar Gianyar terus bergerak untuk memenangkan calon yang diusung dalam Pilkada 2018. Kali ini diawali pembekalan saksi perkecamatan yang diawali di Kecamatan Gianyar bertempat di Kantor DPD Partai Golkar Gianyar yang akan dilanjutkan di Kecamatan Blahbatuh disaksikan Ketua DPP Partai Golkar Gde Sumarjaya Linggih. Bergerak dari keinginan dan motifasi internal Partai Golkar di Kabupeten Gianyar untuk memenangkan paket Mantra-Kerta untuk Pilgub Bali dan paket Kerta-Maha untuk Pilbup Gianyar 2018. Sebelumnya telah diawali berbagai kegiatan tatap muka dengan menghadirkan kandidat Paslon yang kini dinilai masyarakat sebagai calon yang akan membawa perubahan, dan memiliki kekuatan yang tidak bisa ditebak karena menjadi perhatian dari masyarakat. “Jajaran Golkar terus bergerak memenangkan paket Mantra-Kerta dan Kerta-Maha, setelah sebelumnya tatap muka diberbagai wilayah dan yang paling anyar adalah tatap muka di Wantilan Pura Dalem Pejeng Aji, trus hari ini pembekalan saksi perkecamatan di DPD Golkar Gianyar,” bebernya ditemui Sabtu (3/3/2018).

Dauh Wijana juga menegaskan Jajaran Partai Golkar di Gianyar berkomitmen senantiasa tiada hari tanpa pergerakan. Pergerakan tatap muka akan dilaksanakan di seluruh kecamatan yang difasilitasi seluruh kader utamanya anggota fraksi dimasing-masing Dapil. Kegiatan tatap muka kandidat dengan masyarakat diwajibkan dilakukan minimal sekali dan diisi atau dilanjutkan dengan pembekalan kepada para saksi. “Tadi kita awali pembekalan saksi di Kecamatan Gianyar yang hadir cukup masif. Dengan kehadiran saksi yang cukup banyak kita semakin yakin memang ada satu spiriit dan semangat kader partai, bagaimana momentum Pilkada Bali dan Pilbup Gianyar ini bisa kita menangkan,” papar Dauh Wijana.

Dengan Majunya kader partai Golkar yang dinilai terbaik dan berkualitas menjadi catatan bahwa tidak akan ada alasan bagi kader untuk tidak bekerja ektra ketat dan militan. Melalui mandat yang diberikan DPP Partai Golkar Gede Sumarjaya Linggih kepada DPD II Golkar Gianyar Made Dauh Wijana agar melakukan mengevaluasi bagi kader yang tidak maksimal melakukan kegiatan baik tatap muka dan pembekalam saksi atau berbagai pergerakan dalam memenangkan paket Mantra-Kerta dan Kerta-Maha. Kader yang tidak bergerak dipastikan akan mendapatkan catatan sesuai mekanisme kebijakan partai. “Kegiatan berkelanjutan ini akan kita lanjutkan dengan menjadwalkan kegiatan tatap muka di berbagai kecamatan, rencananya tanggal 11 ada di Tojan dan pembekalan saksi disekitar Ubud semua ruang-ruang ini kita isi secara optimal. Pada intinya juga bagaimana saksi berfungsi baik,” tegasnya. Dalam kegiatan yang juga dihadiri jajaran DPD I Partai Golkar Bali ini diisi materi pembekalam saksi dari DPP Partai Golkar Gde Sumarjaya Linggih yang dilanjutkan Gusti Wijaya dari DPD I Partai Golkar Provinsi Bali. Dalam kesempatan tersebut seluruh peserta yang hadir yakin paket Kerta-Maha sebagai paket yang menginginkan perubahan akan menjadi pilihan terbaik di Kabupaten Gianyar. Paket perubahan itu cenderung di representasikan oleh Cok Ibah dan Gek Rani. “Karena baru pertama kali ada paket laki perempuan dan paket ini simbul pembaharuan tentu yang diekpetasi oleh rakyat. Dan kita yakin bisa menang karena studi empiris paket laki perempuan cenderung menang. Ketika ada paket laki perempuan selalu menang,” ujarnya.

Dauh Wijana juga menjelaskan Loyalitas Partai Golkar membara di Kabupaten Gianyar, ditunjukkan dengan adanya kekompakan kader partai dalam menjalankan instruksi apapun. Militansi dan soliditas para kader Golkar dalam pergerakan ini juga ditekankan Dauh terbentuk karena adanya komonikasi dan kemampuan mengayomi dan komunikasi baik antara jajaran partai maupun dari dua pasang kandidat. “Sangat loyal, para kader sebelumnya pasang baliho dan dari dana sendiri. Bahkan kita melakukan kegiatan turun ke masyarakat juga dengan dana sendiri,,” tuturnya. Militansi dan loyalitas Partai Golkar di Kabupaten Gianyar juga turut disebabkan meningkatnya reputasi calon yang diusung Partai Golkar. Paket Mantra-Kerta tidak saja memiliki calon pemilih potensial di kalangan milenial saja namun juga dikalangan tua yang menaruh kepercayaan kepada Rai Mantra untuk memimpin Bali lebih baik untuk lima tahun kedepam, mengikuti jejak almarhum sang ayah Ida Bagis Mantra. Sementara Paket Kerta-Maha menjadi idaman masyarakat Gianyar yang tampil demi Perubahan.

Please follow and like us: