Golkar Bali Ajukan Alit Yudha Menjadi Ketua Wantimbang

Kabar Daerah – Salah satunya, mengusulkan sesepuh partai dari Puri Carangsari, Desa Carangsari, Kecamatan Petan, Badung, I Gusti Ngurah Alit Yudha, kembali menjadi Ketua Dewan Pertimbangan (Wantimbang) Golkar Bali.

Usulan untuk menjadikan IGN Alit Yudha sebagai Ketua Wantimbang Golkar Bali ini diputuskan dalam rapat pleno di Kantor DPD I Golkar Bali, Jalan Surapati Nomor 9 Denpasar, Selasa (10/4) siang. Rapat pleno kemarin dipimpin Ketua DPD I Golkar Bali I Ketut Sudikerta, didampingi Sekretaris DPD I Golkar Bali I Nyoman Sugawa Korry, serta Ketua Bidang Organisasi dan Daerah DPD I Golkar Bali I Gusti Putu Wijaya.

Alit Yudha menjadi satu-satunya sesepuh Beringin yang diusulkan sebagai Ketua Wantimbang Golkar Bali. Alit Yudha merupakan mantan Ketua DPD I Golkar Bali di era susah periode 1999-2005. Putra dari Pahlawan Nasional I Gusti Ngurah Rai ini sebelumnya sempat dipercaya menjadi Ketua Wantimbang Golkar Bali. Namun, posisinya mendadak dicopot jelang Musda Golkar Bali, Januari 2016 silam.

Seusai rapat pleno kemarin, Sugawa Korry menyebutkan Alit Yudha menjadi calon tunggal Ketua Wantimbang Golkar Bali. “Ini sudah keputusan pleno DPD I Golkar Bali. Jadi, hanya satu nama yang diusulkan ke DPP Golkar (IGN Alit Yudha, Red),” ujar Sugawa Korry yang juga Wakil Ketua DPRD Bali.

Disebutkan, syarat bagi Ketua Wantimbang adalah pernah menjabat sebagai Ketua DPD I Golkar Bali. Saat ini, ada sejumlah kader senior yang pernah menjabat Ketua DPD I Golkar Bali. Selain Alit Yudha, ada I Dewa Gede Oka (Ketua DPD I Golkar Bali 1988-1993 yang mantan Bupati Badung dan Wakil Gubernur Bali), I Ketut Sundria (Ketua DPD I Golkar Bali 1993-1998 yang mantan Bupati Tabanan), dan Tjokorda Gede Budi Suryawan alias CBS (Ketua DPD I Golkar Bali 2004-2010 yang mantan Bupati Gianyar dua kali periode).

Dewa Gde Oka sendrii sudah pernah menjadi Ketua Wantimbang Gokar Bali di era kepemimpinan CBS selaku Ketua DPD I Golkar Bali. Sedangkan Ketut Sundria saat ini tidak berada di Bali. Sebaliknya, CBS kini kondisi kesehatannya kurang baik. Sementara Alit Yudha sempat menjabat Ketua Wantimbang Golkar Bali di era kepemimpinan periode pertama Ketut Sudikerta sebagai Ketua DPD I Golkar Bali 2010-2016.

Sugawa Korry menyatakan, tidak ada alasan lain kecuali konsolidasi partai dengan mengusulkan Alit Yudha sebagai Ketua Wantimbang Golkar Bali hadapi Pilkada 2018 dan Pileg 2019. “Kita harus memantapkan langkah dan konsolidasi partai menghadapi Pilkada 2018 dan Pileg 2019,” tegas politisi senior Golkar asal Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar, Buleleng ini.

Selain mengusulkan Alit Yudha sebagai Ketua Wantimbang Golkar Bali, rapat pleno kemarin juga menetapkan mantan politisi PDIP Dewa Nyoman Sukrawan sebagai Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat DPD I Golkar Bali. Bocoran yang diperoleh NusaBali, Dewa Sukrawan sebelumnya sempat diundang Ketua Umum DPP Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto bertemu di rumah Ketua DPD Partai Berkarya Bali, Dewa Made Suharya, di Desa Pemogan, Ke-camatan Denpasar Selatan, sepekan lalu.

Dewa Sukrawan merupakan politisi asal Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan, Buleleng yang sempat menjabat Ketua DPC PDIP Buleleng dan dua kali periode manjadi Ketua DPRD Buleleng (2004-2009. 2009-2014). Sukrawan juga sempat diusung PDIP menjadi Calon Wakil Gubernur Bali di Pilgub 2013. Namun, Sukrawan kemudian dipecat PDIP setelah maju sebagai Calon Bupati Buleleng dari jalur Independen yang disokong Golkar-Demokrat dalam Pilkada Buleleng 2017.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Daerah DPD I Golkar Bali, IGP Wijaya, mengatakan pengusulan Alit Yudha sebagai Ketua Wantimbang adalah keputusan pleno. “Rapat pleno dipimpin Pak Ketua DPD Golkar (Ketut Sudikerta) telah memutuskan begitu. Pleno memutuskan dan mengusulkan ke DPP Golkar agar Pak Alit Yudha ditetapkan sebagai Ketua Wantimbang Golkar Bali. Sebenarnya pada Musda Golkar Bali, Desember 2015 lalu, sudah diusulkan jadi Ketua Wantimbang, cuma belum disetujui DPP Golkar. Sekarang minta persetujuan DPP Golkar,” ujar Wijaya saat dikonfirmasi terpisah kemarin.

Terkait posisi untuk Dewa Sukrawan, menurut Wijaya, proses penetapannya sebagai Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat DPD I Golkar Bali sudah berjalan sejak lama. Sukrawan pun dianggap sudah layak pegang posisi itu. “Dewa Sukrawan sudah sejak lama kita ajak di Golkar, mulai dari Pilkada Buleleng 2017,” jelas mantan Ketua DPD II Golkar Tabanan ini. source

Please follow and like us: