DPD I Partai Golkar Restui Cok Ibah-Gek Rani Untuk Gianyar

Dewan Pimpinan Daerah I Golkar Bali menyetujui pilihan Koalisi Gianyar Bangkit yang menunjuk Tjokorda Raka Kerthyasa yang dikenal dengan nama Cok Ibah berpasangan dengan Pande Istri Maharani Prima Dewi alias Gek Rani. DPD I Golkar Bali siap memboyong pasangan calon Cok Ibah – Gek Rani ke DPP Golkar untuk mendapat rekomendasi. Diyakini pasangan calon Cok Ibah – Gek Rani mampu memenangkan Pilkada Gianyar bertarung langsung melawan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. “Pasangan Cok Ibah dan Gek Rani adalah paket lengkap. Kami sangat yakin, peluang keduanya memenangi Pilkada Gianyar sangat besar,” kata Sekretaris DPD I Golkar Bali, Nyoman Sugawa Korry, kemarin (4/11).

Ada lima pertimbangan kenapa DPD I Golkar Bali merestui pasangan calon Cok Ibah – Gek Rani. Dijelaskan Sugawa, pertimbangan pertama adalah pertarungan terjadi langsung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Partai yang tergabung dalam KGB sangat yakin bisa menumbangkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Alasan kedua, pasangan calon Cok Ibah – Gek Rani merupakan pasangan gender yang memiliki warna yang berbeda. Selama ini di Gianyar hampir tidak pernah dipimpin oleh perempuan. Dengan masuknya Gek Rani akan mewarnai kesetaraan gender di wilayah Gumi Seni. Pertimbangan ketiga yakni geopolitik atau politik kewilayahan. Cok Ibah berasal dari Gianyar Utara, sedangkan Gek Rani berasal dari Gianyar Selatan. Pertimbangan keempat adalah latar balakang keduanya berasal dari puri dan nonpuri. Cok Ibah dari Puri Ubud, sedangkan Gek Rani dari luar puri.
Di Kabupaten Gianyar, puri memang masih menjadi magnet kuat bagi masyarakat dalam menentukan pilihan. Namun, rakyat juga ingin ada warna lain selain puri. Pertimbangan kelima yakni solidnya kerjasama Koalisi Gianyar Bangkit. Seperti diketahui, Cok Ibah adalah politisi senior Partai Golkar, sementara Gek Rani merupakan bendahara Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Gianyar. Semua partai anggota Koalisi Gianyar Bangkit siap kerja keras memenangkan keduanya. “Jadi pasangan Cok Ibah – Gek Rani ini cukup lengkap dan komprehansif,” tukasnya. Ditanya kenapa tidak memilih pasangan calon IB Gaga Adi Saputra atau Gus Gaga, Sugawa menyebut ada pertimbangan gender dan latar belakang. “Cok Ibah – Gus Gaga, gender-nya tidak kena. Beliau berdua juga dari puri dan gria. Sementara usul dari bawah, ingin puri dan non-puri,”

Yang menarik, Sugawa menyatakan yakin Gus Gaga bakal mendukung penuh paket Cok Ibah – Gek Rani. Kenapa begitu yakin? “Saya yakin Gus Gaga akan mendukung penuh karena apa yang dialami Gus Gaga selama ini,” jawabnya. Seperti diketahui selama ini, Gus Gaga membuat heboh Gianyar setelah dipecat dari kursi Sekda Pemkab Gianyar oleh Bupati AA Bharata. Dikonfirmasi terpisah, Ketua DPD Partai Demokrat Bali, Made Mudarta juga menyatakan sepakat dengan pilihan KGB. “Kami ikut dan mendukung apa yang sudah dipilih KGB,” ucap Mudarta

Please follow and like us: